Akar Wangi

Akar Wangi Yang Wanginya Menghasilkan Keuntungan

posted in: Nature | 0

Tanaman akar wangi dipanen setelah dipanen setiap 12 bulan. Akar wangi adalah sejenis rumput yang tumbuh subur di beberapa pelosok Indonesia, tumbuhan ini berasal dari India dan masuk ke Indonesia pada tahun 1918 dan juga menyebar ke berbagai pelosok dunia.

Usia tumbuhan ini hanya berumur satu tahun dan bila daunya sudah kecoklatan maka akarnya sudah bisa dipanen. Tumbuhan dengan nama latin Chrysopogon Zizanoides ini biasanya tumbuh di lokasi dengan ketinggian lebih dari 1300 meter. Maka tidak semua tempat di Indonesia tumbuhan ini bisa tumbuh dengan baik. Salah satu daerah yang banyak tanaman ini adalah di daerah Garut Jawa Barat yang terkenal sebagai sentra tanaman akar wangi. Di Garut ada lima kecamatan yang terdapat budidaya tanaman akar wangi yakni Kec Pasir Wangi, Samara, Bayongbong, Cilawu dan Leles dengan luas total mencapai 1000 hektar.

Tumbuhan akar wangi di dunia didominasi oleh dua negara yakni Indonesia dan Haiti. Tumbuhan ini selain dimanfaatkan akarnya, daunya juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Akar wangi ini sudah sejak lama digunakan untuk sebagai sumber minyak wangi-wangian karena mengandung minyak atsiri.

Bagaimana cara mendapatkan minyak atsirinya? Akar yang dipanen dikumpulkan sebanyak jumlah tertentu sesuai dengan kapasitas penyulingan yang digunakan. Sebelumnya akar wangi harus dikeringkan lalu dimasukkan ke dalam ketel penyulingan dan dipadatkan sebelum ditutup rapat.

Penyulingan akar wangi menggunakan teori kondensasi atau pengembunan. Bahan yang dipanaskan dalam ketel akan mengeluarkan uap yang mengandung sari dari akar wangi. Uap yang dihasilkan tersebut akan didinginkan melalui pendinginan di dalam kolam pendingin karena uap akan dilewatkan dalam pipa yang diletakkan didalam kolam. Setelah 10 jam sejak dipanaskan maka minyak akan mulai keluar dari pipa penyulingan, mencair dan mengalir dari ujung pipa pendingin.

Akar Wangi
Minyak Atsiri

Proses penyulingan ini berlangsung terus hingga 24 jam hingga kandungan minyak dalam akar keluar hingga tetesan terakhir. Dari hasil penyulingan minyak yang keluar dimurnikan lagi karena keluar dari penyulingan minyak masih mengandung air. Dari sekitar 1 ton tanaman kering yang diproses bisa menghasilkan lima hingga enam kilogram minyak akar wangi.

Minyak yang dihasilkan dari penyulingan tanaman ini merupakan komoditi eksport yang biasa dipakai sebagai pengikat parfum, sebagai bahan campuran parfum dan bahan campuran kosmetik. Minyak akar wangi dijual dengan harga mencapai 1,4 juta per kilogramnya.

Penggunaan lain minyak akar wangi adalah untuk mengusir nyamuk dan ngengat, juga digunakan dalam aromaterapi. Sementara akar wangi kering bisa juga digunakan sebagai bahan kerajinan. Akar wangi yang sudah dikeringkan digunkana sebagai bahan tenunan dicampur dengan bahan benang. Dari hasil tenunan diproduksi kain tenunan yang menarik dan bisa dipakai untuk berbagai peruntukan, biasanya menjadi kerajinan.

Tenun Akar Wangi
Tenun Akar Wangi

Itulah sekelumit mengenai akar wangi yang bisa mendatangkan keuntungan jika bisa dimanfaatkan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *