jazz coffee sunset

Jazz Coffee Sunset

posted in: Event | 0

Jazz Coffee Sunset on the ship

A weekend of great Indonesia Coffee

17 Nov 2017

Tanjung Priuk Jakarta

 

20 Indonesia coffee booth

2 stage music, guest star, food truck, shipping tour, photo booth

jazz coffee sunset
jazz coffee sunset
WEST JAVA BANDUNG LAUTAN KOPI 2017

WEST JAVA BANDUNG LAUTAN KOPI 2017

posted in: Travel Tips | 0

WEST JAVA BANDUNG LAUTAN KOPI 2017
Daftarkan diri anda sekarang GRATIS menjadi salah satu peserta pemecah rekor “Brewing Kopi Terbesar di Dunia” bersama Gubernur Jawa Barat pada event West Java Bandung Lautan Kopi pada:

Hari / Tanggal : Sabtu, 23 Desember 2017
Lokasi : Gedung Sate Bandung

Reward
1. Mendapatkan sertifikat West Java Bandung Lautan Kopi yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat.
2. Kaos event West Java Bandung Lautan Kopi.

Persyaratan:
1. Mengisi formulir pendaftaran secara online di https://goo.gl/KbZFXG sesuai dengan kategori anda (profesi barista / peserta umum).
2. Membawa peralatan ngopi pribadi, antara lain: cangkir kopi pribadi & teko kecil (bubuk kopi sudah disiapkan).
3. Memakai kaos event yang akan diberikan saat event berlangsung atau dapat diambil di kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat (PPUP) dengan membawa bukti pendaftaran secara online / Print out Pendaftaran Online yang ada di email pribadi.
4. Memakai celana Jeans abu-abu atau celana non-hitam pribadi.
5. Datang tepat pada waktunya.

Detail event dapat dilihat di http://www.westjavabandunglautankopi.com

COFFEE FESTIVAL TOBA 2017

Coffee Festival Toba 2017

posted in: Event, Kuliner | 0
Coffee Festival Toba 2017
Coffee Festival Toba 2017

Coffee Festival Toba 2017 yang akan digelar pada 20-21 Mei 2017 mendatang membawa  kopi daerah Sumatera Utara yang sangat dikenal menjadi hal menarik sebagai atraksi pariwisata. Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbaik di dunia yang cocok untuk pasar Eropa.

Kopi sendiri adalah jenis minuman yang dicatat sejarah sejak abad ke-9, berasal dari dataran tinggi di Ethiopia Afrika. Lewat perdagangan bangsa Arab menuman ini disebarluaskan hingga Afrika Utara, Asia dan Eropa.

Kopi Indonesia dengan beragam jenis dan aromanya yang khas menjadi menarik untuk dibuat menjadi satu festival.

Coffee Festival Toba 2017 memiliki tujuan sebagai ajang untuk memperkenalkan lebih luas akan keragaman jenis kopi khas Indonesia terutama di kawasan Sumatera Utara dengan berbagai jenis dan lokasi sumber kopi sekaligus mengangkat pariwisata Danau Toba. Festival ini diharapkan dapat memperbanyak jumlah kunjungan wisatawan melalui agrowisata kopi. Sekaligus mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas.

Indonesia merupakan negara terbesar ketiga penghasil kopi di dunia setelah Brasil dan Vietnam, dengan produksi rata-rata sebesar 685 ribu ton per-tahun (8,9%) dari produksi kopi dunia.

Kopi-kopi yang berasal dari Sumut sangat seperti kopi Lintong, kopi Mandheling, kopi Sidikalang, kopi Tarutung, kopi Silimakuta, kopi Dolog Sanggul, kopi Karo, dan kopi Samosir. Berbagai jenis kopi yang dihasilkan di daerah Sumatera Utara ini mulai diakui dan banyak dicari oleh para peracik kopi dunia. Dan bagi wisatawan yang dating ke Kawasan Danau Toba mebawanya sebagai oleh-oleh wajib jika berwisata ke Danau Toba dan sekitarnya.

Coffee Festival Toba yang digelar di Parulohan, Kabupaten Humbang Hasundutan diyakini bisa mendatangkan wisatawan, termasuk dari mancanegara penikmat kopi . Coffee Festival Toba 2017 diramaikan juga dengan berbagai kegiatan edukatif seperti workshop, seminar, kompetisi, dan lain-lain.

Coffee Festival Toba 2017 akan diikuti sekitar tiga puluh peserta, bukan saja dari sentra penghasil kopi Sumut, akan ikut juga peserta yang berasal dari daerah lain seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, Palembang, dan Makassar. Festival ini akan membuat kopi-kopi dari Indonesia semakin mendunia namanya.

Getah Pohon Kemenyan Atau Hamijon Yang Wangi

posted in: Nature | 0
Getah Pohon kemenyan
Getah Pohon kemenyan

Kemenyan merupakan salah satu tanaman hutan endemik yang hanya tumbuh di kawasan Indonesia. Salah satu daerah yang menghasilkan kemenyan adalah provinsi Sumatera Utara. Kelompok masyarakat lokal yang umumnya merupakan suku Batak saat ini masih mempertahankan pohon-pohon kemenyan di desa-desa mereka.

Kemenyan yang dalam bahasa Batak disebut dengan hamijon dipelihara oleh para petani yang berada di kawasan Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi dan Pakpak Bharat.

Manfaat Kemenyan

Pohon kemenyan menghasilkan getah dari batang pohon, getah ini memiliki bau yang sangat khas. Jika dibakar kemenyan akan menghasilkan aroma yang wangi. Penggunaan kemenyan pada jaman dulu sangat luas selain sebagai wewangian aromaterapi. Pada masyarakat tertentu kemenyan dibakar pada saat upacara pernikahan atau pertemuan keagamaan. Aroma kemenyan yang dibakar ini dianggap menambah kekusukan dan menenangkan diri.

Selama berabad-abad kemenyan dipanen dari getah pohon kemenyan dan sempat menjadi salah satu komoditi perdagangan yang dicari oleh pedagang dari berbagai bangsa dan memiliki harga yang sangat tinggi. Komoditi ini pernah menjadi barang dagangan yang semahal emasn dan permata di jalur Sutera yakni jalur perdagangan yang membentang dari Cina hingga Turki.

Wanginya asap Bakaran kemenyan
Wangi Kemenyan

Sumber Kemenyan Ada di Hutan

Dahulu memang harga kemenyan sedemikain mahal, namun saat ini sudah tidak lagi seperti dulu. Dan tidak banyak lagi generasi muda yang berminat untuk melanjutkan penghidupan sebagai petani kemenyan.

Petani di kawasan Sumatera Utara saat ini masih mempertahankan keberadaan pohon kemenyannya karena mereka masih bisa mendapatkan hasil dari penjualan kemenyan untuk dapat menyambung kehidupannya. Karena masih dipertahankan pohon-pohon kemenyan ini maka secara tidak langsung masyarakat yang melakukannya telah membantu melestarikan lingkungan hutan, karena pohon-pohon kemenyan yang mereka usahakan pada umumnya berada di dalam kawasan hutan.

Hutan kemenyan yang masih bertahan hingga kini berada di hutan-hutan yang berada di Desa Siempateube 4, Kecamatan Siempatrube Kabupaten Pakpak Bharat. Ada juga di kawasan hutan yang berada di Desa Lumbandolok atau Sigopuon, Kecapatan Pahae, dan juga di Desa Banuaji Kecamatan Adiankoting yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, atau di Desa Karing, Kecamatan Brampu, Kabupaten Dairi.