Kopi

Kopi

posted in: Kopi, Minuman Kopi | 0

Kopi adalah salah satu minuman favorit yang sangat diminati karena rasanya enak tidak mengandung alkohol dan dapat sebagai obat dalam takaran tertentu, penggunaan kopi sebagai minuman sejak lama baik di budaya India, Cina dan Arab. Karena sangat diminati kopi menjadi salah satu komoditi yang diperdagangkan secara internasional.

Kopi sebagai minuman memiliki fungsi buat kesehatan tubuh manusia jika diminum dengan takaran tertentu dan tidak berlebihan karena di dalam kopi terkandung kafein, protein, mineral dan kandungan lainnya. Dengan kandungan yang ada di dalamnya minuman kopi memiliki citrarasa dan aroma yang khas yang nikmatnya dirasakan oleh yang meminumnya.

Banyak istilah terkait dengan minuman kopi seperti kopi pagi, minum kopi, ngopi-ngopi, yuk ngopi, ngopi dulu, ngopi sore, dan masih banyak lagi. Banyak kegiatan yang dikaitkan dengan minum kopi dan menjadi tradisi bukan hanya di Indonesia termasuk di berbagai belahan dunia.

Dengan banyaknya peminat minuman ini maka perdagangan komoditi juga semakin besar dan berkembang. Beberapa negara yang memiliki iklim yang cocok menjadi produsen biji buat kebutuhan seluruh dunia. Indonesia adalah salah satu penghasil utama  dunia dan menempati urutan nomor empat produksi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Colombia. Setelah Indonesia ada Ethipia, India, Meksiko dan negara lainnya.

Dewasa ini geliat penyuka kopi khususnya di Indonesia semakin terlihat dengan berkembangnya tempat-tempat untuk minum yang bertebaran mulai dari desa hingga kota-kota besar. Di desa terdapat warung atau kedai, namun di kota juga tidak mau ketinggalan untuk memenuhi kebutuhan peminat minuman ini berjamur tempat minum kopi dengan berbagai jenis. Mulai tempat ngopi sederhana hingga cafe mewah di mal-mal atau gedung perkantoran.

Kopi

Selain itu semakin banyak juga kegiatan yang berkaitan dengan kopi misalnya festival kopi, pertandingan barista, ada juga pemilihan Putri Kopi Indonesia dan kegiatan lainnya menjadi agenda kegiatan yang semakin menaikkan citra kopi sebagai minuman yang diminati kalangan luas.

Tentunya hal ini sangat berpengaruh positif bagi masyarakat Indonesia khususnya para petani kopi, yang akan meningkatkan gairah pertanian kopi karena kebutuhan kopi akan semakin tinggi. Petani-petani kopi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia akan menjadi semakin giat mengembangkan pertanian mereka yang tersebar di beberapa lokasi seperti dataran tinggi Gayo, dataran tinggi Kawasan  Danau Toba, daerah Bondowoso, Tanah Toraja, Manggarai dan daerah lainnya.

Indonesia yang terdiri dari beribu pulau memiliki keistimewaan karena setiap daerah-daerah lokasi tanamnnya memiliki aroma dan citra rasa masing-masing yang berbeda-beda. hal ini menyebabkan Indonesia memiliki kekayaan alam dengan beragamnya aroma dan jenis kopi yang dihasilkan oleh petani-petani kopi. Biji kopi nusantara menjadi sumber gerai-gerai kopi bukan saja di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri.

Aroma dan wangi kopi Indonesia bak harmoni dari sebuah simfoni.

Roasting Kopi

Roasting Kopi Atau Penyangraian Kopi

posted in: Kopi | 0

Menyangrai kopi atau roasting kopi adalah cara untuk menggali citrarasa dan aroma dari biji kopi dengan cara memanaskan biji kopi pada suhu tertentu hingga berubah warna menjadi coklat kehitam-hitaman sesuai dengan tingkat yang diinginkan sesuai dengan karakter asal biji kopi.

Dalam melakukan penyangraian diperlukan pengetahuan terhadap mutu dan karakter biji kopi yang akan disangrai. Masing-masing kopi akan memiliki karakter yang berbeda sesuai dengan lokasi asalnya. Yang kedua adalah dengan memahami metoda penyangraian yang akan dilakukan dan mengetahui jenis mesin yang dipergunakan.

Ada dua jenis metoda peyangraian atau roasting kopi yakni secara tradisional dan secara modern. Penyangraian secara tradisional dilakukan dengan cara pengadukan biji kopi menggunakan bantuan tangan manusia yang dilakukan dengan manual untuk melakukan pemutaran alat sangrai. Alat sangrai sendiri ada yang berbentuk wajan, berbentuk molen atau berbentuk bola besar. Untuk pemanas bisa digunakan kayu bakar atau kompor minyak tanah. Sementara metoda modern adalah dengan menggunakan mesin untuk pemutaran, sementara untuk pemanasnya bisa menggunakan gas atau tenaga listrik.

Sebelum disangrai sebaiknya dilakukan penyortiran ukuran biji untuk mendapatkan ukuran biji yang seragam atau grade 1. Keseragaman ukuran butur ini akan membantu proses sangrai berjalan seragam tingkat kematangannya, sehingga lebih mudah didapatkan kopi yang nikmat.

Tujuan menyangrai kopi adalah untuk memunculkan karakter  dan citrarasa kopi.

Proses penyangraian akan menyebabkan perubahan warna pada biji kopi selama proses berjalan. Perubahan terjadi mulai dengan terjadinya penguapan kandungan air dalam biji kopi diikuti perubahan volume biji kopi tersebut. Biji kopi akan mengalami pemuaian dan akan mengalami perubahan kimia di dalam biji yang terlihat dari perubahan warna yang terjadi.

Mutu kopi yang baik dari bahan yang disangrai akan terlihat setelah proses penyangraian. Jika biji kopinya berasal dari yang bermutu baik dan memiliki kematangan yang sama maka warna biji yang disangrai akan terlihat homogen, sementara jika biji kopi yang dipakai tidak merata kematangannya maka warnanya akan tidak seragam.

Penyangraian akan dihentikan jika tingkat sangrai yang diinginkan sudah dapat dan segera biji kopi dikeluarkan dari alat sangrai dan kemudian didinginkan dengan cara menyemprot air atau mengalirkan udara dingin. Pendinginan dilakukan agar proses perunbahan warna kopi juga berhenti.

Bagaimana mengetahui selesainya tahap sangrai? Indikator yang bisa dijadikan petunjuk sudah selesainya penyangraian adalah:

a. pecahnya biji, mulainya biji menjadi pecah menjadi salah satu tanda sangrai memasuki tahap akhir.

b. tingkat kematangan dan warna, tingkat warna yang berubah akan menunjukkan tingkat sangrai yang diinginkan.

 

Tingkat sangrai atau roasting kopi disebut sebagai roasting profile atau tingkat kematangan biji, dapat dibagi empat sesuai dengan kondisinya yakni:

  1. Sangat tinggi/ Dark, berwarna hitam pekat dan biji yang terlihat berminyak, umumnya untuk kopi espresso.
  2. Tinggi/high/full, berwarna hitam dan permukaan biji hampir mengeluarkan minyak. Warna yang muncul dianggap orang umum biji yang diberi mentega. Kopi pada tingkat ini memiliki keseimbangan antara rasa manis dan ketajaman aromanya.
  3. Sedang/medium/American roast, warna coklat kehitaman dan permukaan biji terlihat kering biasanya kopinya memiliki citrarasa asam/acidity dan aromanya rata.
  4. Muda/light/pale roast, warna bijinya relatif coklat muda dan permukaan kering, karakter aciditynya tinggi yang biasa dipakai untuk mebuat kopi tubruk atau coffee morning.

 

Barista

Apa Itu Barista?

posted in: Kopi | 0

Barista berasal dari kata dalam bahasa Itali yang artinya “orang yang bekerja di belakang meja”. Kata barista menjadi sebutan bagi orang yang bekerja membuat kopi yang biasanya dilakukan di belakang meja. Namun saat ini kata barista dijadikan sebagai sebutan kepada orang yang ahli membuat kopi atau dengan kata lain orang yang mahir meracik kopi dan mengetahui tentang kopi secara mendalam.

Seorang barista diharuskan memiliki kemampuan untuk membuat kopi sekaligus harus mempunyai pengetahuan segala sesuatu yang berhubungan dengan kopi. Pengetahuan yang harus diketahui tentang kopi adalah pengetahuan mengenai jenis kopi, mutu kopi, karakter kopi hingga cara membuat atau menyajikan minuman kopi yang nikmat rasanya.

Barista

Untuk menjadi barista diperlukan latihan yang harus cukup hingga seseorang menguasi ilmu dan pengetahuan yang memadai sehingga dia bisa diakui sebagai seorang barista. Saat ini untuk mendapatkan pengetahuan menjadi seorang dapat dicapai dengan mengikuti pelatihan-pelatihan barista. Di Jakarta sudah cukup tersedia tempat untuk menjadi barista.

Dengan melatih kemampuan seorang barista akan menguasai rahasia meracik kopi yang nikmat rasanya. Karena yang diharapkan dari seorang barista adalah secangkir kopi yang nikmat dan enak rasanya.

Sayuran Dan Buah-buahan Beku

10 Fakta Sayuran Dan Buah-buahan Beku Yang Mengejutkan

posted in: Kuliner | 0

Kebanyakan orang akan menghindar atau berhati-hati saat mereka membeli makanan beku. Ada banyak informasi yang beredar tentang efek negatif dan bahaya mereka, namun banyak juga yang bertentangan dengan hal tersebut

Untuk memilah fakta dari fiksi, berikut adalah 10 fakta tentang makanan beku yang dikompilasi dari beberapa sumber.

Makanan beku sebenarnya (sehat)

Sayuran dan buah-buahan beku dipandang tidak baik di antara pedagang makanan belakangan ini, namun mungkin tidak tepat saat mereka mengatakan bahwa makanan beku ini tidak sehat.

Buah dan sayuran beku sama sehatnya dengan makanan segar karena dipetik dan dibekukan saat masak matang.

Makanan beku tidak akan habis masa berlakunya

Membekukan sepotong daging untuk waktu yang lama lalu mencairkan bunga itu mungkin tampak kotor bagi banyak orang, namun menurut ahli gizi makanan yang dibekukan bisa tetap terjaga tanpa batas waktu. Namun, untuk kualitas dan rasa terbaiknya sebaiknya mengonsumsi makanan sesegera mungkin.

Refreezing makanan aman

Orang harus selalu mencairkan makanan dengan meletakkannya di kulkas yang kurang dingin. Dengan melakukan ini, makanannya dicairkan tapi tetap dingin untuk mencegah agregasi, jadi makanannya tetap bisa dibekukan dan tidak memiliki koloni bakteri yang tumbuh.

Perlu diketahui jika dicairkan untuk kedua kalinya bisa meninggalkan makanan dengan rasa kurang dari sebelumnya.

Semuanya alami

Produsen makanan beku telah mengetahui preferensi konsumen akan produk organik dan alami, dan mereka telah mengikutinya. Saat ini, produsen mencoba mengurangi jumlah garam dan gula dalam produk mereka.

Sebenarnya, garam atau gula bisa terjadi secara alami dalam makanan meski tidak disebutkan sebagai bahan.

Susu dan telur bisa membeku

Pembekuan susu dan telur bisa dilakukan, tapi kualitas dan rasanya bisa berubah. Kulit telur yang dibekukan akan mudah retak.

Tidak begitu aman mencairkan makanan pada ruang terbuka

Banyak orang mungkin meninggalkan makanan mereka di atas meja untuk mencair, tapi mungkin terbukti tidak aman karena suhu kamar mendorong pertumbuhan koloni bakteri sehingga merusak makanan.

Pencairan di air panas adalah bahaya

Menggunakan air panas untuk mencairkan daging dapat menyebabkan perbedaan suhu di beberapa bagian menyebabkannya memasak secara tidak merata.

Untuk menghindari hal ini terjadi, daging harus dicairkan dengan menggunakan air dingin yang berubah setiap 30 menit.

Kemasan makanan mungkin tidak aman

Pembungkus makanan bisa mengandung bakteri yang menurunkan rasa. Untuk menghindari hal ini terjadi, cobalah untuk mengganti kemasan makanan danmengeluarkan semua udara dari dalam kemasan

Untuk buah dan sayuran, mungkin lebih baik mendidihkannya dan kemudian menempatkannya dalam air dingin; sebuah proses yang dikenal sebagai blansing.

Makanan beku tidak seimbang

Makanan beku sangat bagus untuk dimakan, tapi makanan yang diproduksi massal mungkin tidak sepenuhnya merupakan makanan yang seimbang.

Tidak apa-apa makanan harus dijaga bahkan setelah tanggal kadaluwarsa

Ini mungkin mengganggu orang, tapi mereka masih bisa makan makanan setelah tanggal kadaluwarsa. Menjual berdasarkan tanggal digunakan oleh toko untuk memutar inventaris, namun tanggal “penggunaan oleh” menunjukkan pembeli waktu optimal untuk digunakan.

Jadi, meletakkan makanan di lemari es pada tanggal cetak itu tidak akan menjadi masalah.