About Coffee

About Coffee

posted in: Kopi | 0

COFFEE TAXONOMY

Kingdom                                 :Plantae
Phylum                                    :angeosperma
Class                                         :Asteridae
Order                                        :Gentianales
Family                                      :Rubiacea
Genus                                       :coffee
Species                                    :arabica, Robusta,liberica, exelsa
Varietas

 

 

COFFEE ARABICA

  • Memiliki karakter rasa yang cenderung asam.
  • Lebih kaya rasa.
  • Memiliki aroma yang kuat,wangi sedap mirip penampuran buah dan bunga.
  • Sifat kekentalan (body) atau rasa kental saat disesap di mulut.
  • Kandungan kafein yang lebih kecil atau rendah hanya sekitar 0,8%-1,4%.
  • Cocok sebagai kopi single origin.
  • Harganya juga lebih mahal dibanding kopi robusta.
  • Pemberian level kopi arabika sampai ke specialty coffee.

 

COFFEE ROBUSTA

  • Memiliki rasa yang cenderung pahit.
  • Tidak memiliki banyak karakter rasa,umumnya kopi robusta memiliki karakter rasa lebih kekacang-kacangan (nutty).
  • Tingkat kekentalan (body) sedang hingga berat.
  • Kandungan kafein lebih tinggi,hampir dua kali lipat dari arabika,yaitu berkisar 1,7%-4,0%.
  • Cocok sebagai base atau bahan dasar dari espresso atau coffee blend.
  • Harganya lebih murah dibandingkan arabika.
  • Pemberian level kopi robusta adalah fine robusta.

 

KOPI LIBERICA

  • KopiLiberikaadalahjenis kopiyangberasaldariNegaraLiberiadi Afrikabagianbarat.
  • Kopiinidapattumbuhsampaitingginya9meter.
  • Abadke19jenis kopiini didatangkankeNegaraIndonesia untuk menggantikankopi arabika yang mudahterserang oleh hama penyakit.
  • Dulu, kopi jenis liberika pernah dibudidayakan di Indonesia, tapi sekarangsudahditinggalkanolehparapetanikopi.
  • Karenaalasannyabobotbijikopikeringnyahanya10%daribobot
    kopibasah.
  • Karakteristikbijikopijenis liberika hampirsama denganjenis kopi
    arabika.
  • Kelebihankopijenis liberika lebih tahan terhadap serangan hama Hemeliavastatrixidibandingkandengankopijenisarabika.
  • Beberapavarietasjenis kopi Liberikayangpernahdidatangkanke Indonesiaantaralain adalahJenisArdonianadanJenisdurvei.

 

KOPI EXCELSA

  • Keunggulan kopi excelsa adalah mempunyai cita rasa dan aroma yang sangat kuat dan dominan pahit, mempunyai ciri fisik biji kopi yang lebih besar dari kopi arabika ataupun kopi robusta, cenderung berbuah sepanjang tahun, sangat mudah untuk dibudidayakan, dan relatif tahan terhadap hama penyakit.
  • Keunggulan lainya adalah dapat ditanam di lahan gambut yang memiliki kesuburan rendah yang tidak dapat ditanami baik kopi arabika maupun robusta.
  • Jenis Dewevrei Coffea / kopi Ekselsa(Excelsa) kurang dikenal, karena sangat jarang yang membudidayakan jenis kopi ini.
  • Dapat ditanam di dataran rendah dan lembab, di atas lahan gambut
  • Di Indonesia di tanam di perkebunan daerah Jambi –Sumatera.

 

VARIETAS COFFEE

ARABICA

  • Andungsari
  • Bourbon
  • Typica
  • Cattura cultivar
  • Catimor ( Cattura + Timor hybrid)
  • Kartika
  • linie s
  • Linie Ethiopia
  • Lini Catimor
  • Sigararutang
  • Timor Hybrid ( perkawinan arabika + robusta)

ROBUSTA

  • Klon BP 308
  • Klon BP 42
  • Klon SA 436
  • Klon BP 234
  • Klom BP 358
  • Klon BP 409
  • Klon BP 939
  • Klon BP 534
  • Klon BP. 936
  • Klon BP SA203

Penilaian Mutu Kopi Atau Coffee Cup Testing

posted in: Kopi | 0

Untuk dapat mengetahui mutu kopi atau kualitas kopi yang disajikan ada beberapa parameter yang perlu diketahui. Pengetahuan tentang kopi dibutuhkan agar dapat menyajikan minuman kopi yang enak dan nikmat.  Apa saja karakter kopi yang perlu diketahui dalam menilai seduhan kopi.

Penilaian kopi disebut dengan istilah uji seduh atau coffee cup testing, kegiatan ini diperlukan untuk mendapatkan karakter khas dari suatu jenis kopi. Ada beberapa jenis karakter yang dinilai pada sebuah minuman kopi, sebagai berikut:

  • Flavour dalam seduhan kopi.
  • Body, berat atau ringannya minuman kopi
  • Bitterness atau rasa pahit pada minuman kopi
  • Aftertaste, rasa yang tertinggal setelah minuman kopi diseduh
  • Fragnance dan aroma, bau kopi yang tercium saat baru selesai digiling dan aromanya setelah kopi diseduh.
  • Balance, keseimbangan rasa pahit, asam dan manis pada minuman kopi.
  • Uniformity, keseragaman rasa minuman kopi.
  • Swetness atau karakter adanya rasa manis pada kopi walau tanpa gula
  • Kebersihan dari biji dan peralatan yang digunakan
  • penilaian umum terhadap fisik dan karakter kopi

Point-point di atas dinilai untuk mendapatkan karakter yang paling kuat pada suatu biji kopi yang sedang diuji dan dinilai mutu kopi tersebut. Dengan mengetahui karakter dari suatu biji kopi, akan membantu kita bisa melakukan pencampuran biji kopi yang berbeda untuk mendapatkan perbaduan yang rasanya khusus. Perpaduan dua jenis kopi ini dinamakan blend, dan hasil blend inilah yang biasanya menjadi rahasia sebuah gerai kopi dalam menyajikan kopinya yang memiliki aroma dan citrarasa yang berbeda dengan gerai lainnya.

Varietas Coffee Arabica

Varietas Coffee Arabica

posted in: Kopi | 0

Terdapat banyak varietas Coffee Arabica seperti yang dijelaskan dibawah ini:

Typica-Ethiopia

Varietas biji kopi arabica jenis Typica ini merupakan varietas pertama yang masuk ke Indonesia. Pertama kali dibawa oleh Belanda ketika datang ke Indonesia.  Namun varietas asli Typica yang dibawa oleh Belanda ini kemudian punah ketika Coffee Leaf Rust menyerang Indonesia. Untungnya tidak semua punah, karena masih ada   arietas Typica lokal yaitu Bergendal dan Sidikalang yang banyak ditemui di dataran tinggi seperti Sumatera, Sulawesi, dan Flores. Biasa berkolasi di perkebunan yang berada di daerah terpencil.

Hybrido de Timor (HDT)

Varietas Hybrido de Timordi Indonesia biasa disebut juga sebagai varietas “Tim Tim”, asal kata dari Timor Timur. Varietas ini adalah hasil dari persilangan alamiah antara Arabika dan Robusta. Varietas Tim Tim pertama kali mengalami masa panen di tempat  asalnya yaitu Timor Timur pada tahun 1978. Karena kualitasnya yang bagus, kemudian varietas ini coba ditanam didaerah lain seperti Aceh dan Flores pada tahun 1980. Sekarang varietas Tim Tim juga telah dikenal dengan sebutan lain yaitu Varietas Churia.

Varietas Coffee Arabica

Linie S

Linie S adalah varietas kopi Arabika yang berasal dari India. Varietas Linie S kemudian dikembangkan menggunakan kultivar Bourbon. Jenis umum yang paling dikenal dari hasil pengembangan Linie S ini adalah S-288 dan S-795. Varietas ini banyak ditemukan di daerah dataran tinggi seperti Aceh, Lintong, Jawa, Bali, Sulawesi, Flores dan Papua.

Linie Ethiopia

Varietas Kopi Arabika jenis Linie Ethiopia ini pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1928, dimana ketika itu pertama kali dibawa ke pulau Jawa. Daerah pertama yang mengembangkan varietas ini adalah Aceh. Varietas lain yang termasuk dalam keturunan Ethiopia adalah Rambung dan Abyssinia. Varietas Linie Ethiopia kemudian  dikembangkan juga di Sumatera dan Flores, yang kemudian dikenal dengan nama “USDA”, dimana nama ini diambil dari proyek pemerintah Amerika Serikat kala itu pada tahun 1950 ketika berlangsung di Indonesia.

Catura Cultivars

Varietas kopi Arabika jenis ini merupakan hasil persilangan dari Kopi Bourbon yang berasal dari Brazil.

Lini Catimor

Varietas Lini Catimor juga mirip dengan TimTim, sama-sama hasil persilangan dari Arabika dan Robusta. Namun varietas ini dikenal sebagai jenis varietas yang kurang baik, karena
memiliki aroma dan rasa yang tidak sebaik kopi lain nya.  Namun kini sedang dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai varietas ini, karena di daerah Aceh, varietas ini memiliki aroma dan rasa yang baik, biasanya petani kopi Aceh menyebutkan dengan varietas “Ateng Jaluk“.

 

Struktur Biji Kopi

Struktur Biji Kopi

posted in: Kopi | 0

Struktur Biji KopiBiji kopi terdiri dari beberapa bagian lapisan mulai dari lapisan terluar hingga bagian ini. Struktur kopi dapat dibagi menjadi beberapa bagian seperti berikut ini:

  • Outer skon (pericarp, exocarp)
  • pulp (mesocarp)
  • pectin layer
  • parchment (hull, endocarp)
  • Silver skin (testa epidermis)
  • Bean (endosperm)
  • Center cut.

 

Sementara penamaan keadaan kondisi biji mulai sebelum diolah hingga setelah dioah adalah sebagai berikut:

  1. Dried wholecherry
  2. Bean with hull-parchment
  3. Hull-parchment
  4. De-hulled green bean with silver skin
  5. Polished green bean
  6. Roasted bead