Kopi Sumatera

Kopi Sumatera

posted in: Kopi | 0


Sumatera adalah salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia dan dikenal sebagai penghasil kopi terbaik yang terkenal tak hanya di dalam negeri, kopi Sumatera terkenal juga hingga ke luar negeri. Kopi Sumatra menjadi salah satu kopi terlaris di negara Amerika Serikat yang merupakan negera dengan tingkat konsumsi kopi terbesar di dunia.

Kopi Sumatra termasuk salah satu kopi termahal. The Guardian melaporkan kopi luwak asal Sumatra sebagai kopi termahal di dunia. Mereka juga melaporkan perbandingan harga kopi Sumatra dengan kopi asal Brazil di mana harga kopi Sumatra lebih mahal. Tidak heran jika kopi Sumatera menjadi favorit warga Athens Ohio.

Kopi Sumatera sendiri beragam sesuai dengan lokasi asalnya, seperti kopi Aceh Gayo, kopi Sidikalang, kopi Mandailing, kopi Lintong dan kopi Lampung, , dan. Semua jenis kopi tersebut memiliki  aroma dan rasa yang khas.

Kopi Sidikalang, Nama kopi ini diambil dari nama Ibu Kota Dairi, yaitu Kota Sidikalang yang terletak didaerah pegunungan yang memiliki ketinggian 1.500 meter diatas permukaan laut.

Kombinasi dari hawa dingin dan jenis tanah membuat kopi Sidikalang di Sumatera memiliki cita rasa yang khas. Kopi Sidikalang berasal dari wilayah Sumatera Utara yang memiliki tiga daerah penghasil kopi terbaik yaitu Sidikalang, Mandailing, dan Lintong Nihuta.

Kopi Sumatera lainnya  yang terkenal akan aroma dan kenikmatan yang khas adalah kopi Gayo Aceh. Berikut coba kita bahas kopi khas dari Sumatera.

Kopi  Aceh

Kopi SumateraKopi Gayo Aceh adalah kopi dari kopi asal daerah Sumatera paling Utara. Biji kopi yang di hasilkan dari dataran tinggi yang bernama Gayo Aceh terkenal dengan kopi arabika nya yang khas dan sudah menjadi sebagai salah satu kopi terbaik di dunia. Kopi ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Takengon (Gayo) memiliki letak geografis yang menjadi salah satu rangkaian bukit barisan tentu punya kelebihan tersendiri. Tanahnya subur dan curah hujannya juga lumayan tinggi. Karena letaknya kurang lebih 1.300 m dpl maka sangat cocok untuk menanam kopi jenis Arabica.

Di Aceh terdapat dua jenis kopi yang dibudidayakan, Arabika dan Robusta. Jenis kopi Arabika yang sangat terkenal adalah Kopi Gayo, dan produksinya adalah yang terbesar di Asia. Kopi jenis Arabika ini umumnya dibudidayakan di wilayah dataran tinggi Tanah Gayo, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.

Jenis kopi Robusta adalah Kopi Ulee Kareng. Umumya dibudidayakan di Kabupaten Pidie (terutama wilayah Tangse dan Geumpang) dan Aceh Barat. Cita rasa yang unik dan khas dari kedua jenis kopi tersebut berhasil menarik minat pasar mancanegara sehingga membuat Aceh mendominasi ekspor kopi Indonesia hingga 60%.

Kopi Sidikalang (Sumatera Utara)

Jenis kopi arabika yang memiliki kenikmatan cita rasa luar biasa di Sumatera Utara adalah Kopi Sidikalang. Nama tersebut adalah nama daerah di mana kopi itu berasal. Kopi Sidikalang sendiri sudah terkenal hingga ke luar negeri. Kopi Sidikalang menjadi salah satu kopi terbaik di dunia yang berasal dari Brazil.

Menurut para ahli kopi, aroma dan kekhasan rasa dari Kopi Sidikalang disebabkan oleh kombinasi hawa dingin dan jenis tanah di kawasan pegunungan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Kopi Mandailing Natal

Mandailing Natal adalah daerah penghasil kopi berkualitas yang terkenal sejak zaman Belanda di Sumatera Utara. Dalam sejarah perkopian Indonesia desa yang jadi pusat kopi Arabica pertama kali di tanam adalah Desa Pakantan, Mandheling Natal.

Di salah satu desa di Mandailing Natal, yaitu desa Sambang Banyak Jae Ulu Pungud banyak sekali kebun kopi yang sudah berumur puluhan, bahkan ratusan tahun. Kebun kopi ini diyakini memiliki hubungan dengan sejarah kopi Arabica yang pertama kali dimasukkan oleh Belanda ke Indonesia pada 1699.

Ada dua jenis kopi yang ditanam di Mandailing Natal. Paling banyak adalah kopi jenis Arabica, baru kemudian Robusta.

Kopi Besemah (Sumatera Selatan)

Kopi yang berasal dari Sumatera Selatan adalah Kopi Besemah. Aroma dan rasanya yang gurih membuat kopi Besemah ini digemari oleh penduduk di wilayah Sumatera Selatan. Kopi Besemah merupakan jenis kopi Robusta yang tumbuh di dataran tinggi sekitar pegunungan dan perbukitan. Kopi Besemah yang berasal dari daerah Pagalaram adalah salah satu kopi favorit Ratu Belanda, yaitu Ratu Yuliana.

Kopi Lahat

Kota Lahat adalah kota tertua di Sumatera. Usia kota Lahat saat ini sudah mencapai 130 tahun dan merupakan kota yang dirancang khusus oleh Belanda ketika menjajah Indonesia. Budaya minum kopi di Lahat sudah berlangsung sejak dahulu. Di kabupaten Lahat banyak terdapat kebun kopi.

Kopi Pagaralam

Pagaralam berada diketinggian 1.000 m dpl di atas permukaan laut sehingga berhawa sejuk. Pagaralam adalah daerah penghasil kopi terbesar di Sumatera. Banyak kebun kopi yang ada di Pagaralam, tetapi sedikit tempat pengolahannya.

Biasanya para petani kopi Pagaralam menyimpan buah kopi dalam kondisi masih terbungkus dengan kulitnya supaya lebih awet dan tak mudah menyusut. Jika harga kopi lagi kurang baik para petani biasanya menyimpan buah kopi dalam karung-karung besar. Ketika harga membaik barulah diolah menjadi kopi.

Kopi Empat Lawang

Kabupaten Empat Lawang (Tebing Tinggi) merupakan daerah hasil pemekaran Kabupaten Lahat di Sumatera. Kota ini memiliki ikon Biji Kopi karena kopi adalah salah satu komoditas andalan kabupaten Empat Lawang. Hampir di semua tempat di daerah Empat Lawang memiliki kebun kopi yang hasilnya dapat diandalkan.

Kopi di Empat Lawang sangat khas karena merupakan hasil percampuran kopi Arabica dan Robusta. Wujud aslinya Robusta tapi aromanya Arabica. Kopi dari Empat Lawang sangat terkenal sehingga diminati para pedagang dari kota lain. Sebagian besar hasil panen kopi Empat Lawang mengalir keluar dari kota itu dan diberi cap atau diaku kopi daerah lain.

Kopi Curup-Kepahiang

Curup adalah salah satu sentra penghasil kopi di daerah Bengkulu di Pulau Sumatera. Kopi daerah Curup juga sering dikenal dengan sebutan Kopi Bengkulu. Perkebunan lokal kopi di Curup dan Kepahiang berjenis kopi Robusta dan biasanya diolah secara tradisional.

Kopi Lampung

Jenis kopi Sumatera berikutnya adalah kopi lampung yang termasuk jenis kopi Robusta dengan aroma dan kekhasan rasa. Kopi Lampung mempunyai rasa lebih pahit, dan sedikit asam. Kadar kafeinnya pun cukup tinggi. Kopi Lampung merupakan kopi robusta yang tanaman biji kopinya hanya dapat tumbuh dengan baik di ketinggian 400-700 meter diatas permukaan laut dengan temperatur sekitar 21 sampai 24 derajat celcius.

Kopi Liwa

Liwa adalah daerah pegunungan di Lampung Barat di Pulau Sumatera, menghubungkan tiga provinsi: Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Kopi Luwak dari Liwa sangat popler hingga mancanegara. Harga per kilo kopi Luwak sangat mahal harganya berkisar antara Rp 400 ribuan sampai jutaan.

  • Sangge-sangge

Sangge-sangge Bumbu Masakan Tradisional Batak

posted in: Kuliner, Nature | 0

 

Apakah Anda kenal dengan sangge-sangge itu? Mungkin Anda sudah akrab dengan sangge-sangge ini. Karena tanaman ini memiliki sangat banyak kegunaan dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Sangge-sangge dikenal dalam masyarakat Batak atau dalam bahasa Indonesia dinamakan sebagai daun serai. Hampir setiap masakan khas Batak menggunakan bahan ini sebagai bahan penyedapnya.

Sangge-sangge adalah bumbu penyedap dalam kuliner tradisional Batak seperti masakan arsik, naniura, gulai ikan. Sangge-sangge ini cukup mudah didapatkan oleh ibu-ibu dipasar dan harganya juga cukup murah. Namun di dalam masakan sebagai bumbu sangge-sangge ini mmberi rasa dan aroma citrarasa yang sangat khas, sehingga jika tanpa sangge-sangge ini masakan khas batak akan terasa ada yang kurang. Jumlah sange-sangge dalam masak tidak boleh terlalu banyak karena akan membuat rasa masakan menjadi pahit.

Sangge-sangge adalah termasuk tanaman jenis rumput dengan daun yang tipis dengan bentuk bergerigi yang dapat melukai kulit jika tergores dengan daun sangge=sangge. Bagian yang digunakan dari sangge-sangge adalah bagian batangnya, sedangkan bagian daunnya akan dibuang. Bagian batangnyalah yang memiliki aroma yang khas.

Sangge-sangge atau tanaman serai memiliki banyak manfaat karena kandungan didalamnya. Ada beberapa manfaat sangge-sangge untuk kesehatan tubuh yang dapat Anda baca di artikel Manfaat Tanaman Serai.

Karena sangat beragam manfaatnya tanaman sangge-sangge ini memiliki nilai ekonomi yang sangat potensial untuk dikembangkan untuk meningkatkan tingkat ekonomi petani. Salah satu peluang usaha pertanian bisa anda baca dalam artikel Peluang Usaha Budidaya Tanaman Serai Wangi Yang Berpotensi Keuntungan Besar.

Sangge-sangge atau daun serai dalam bahasa Latin dikenal sebagai Andropogon nardus selain digunakan sebagai pengharum makanan dan sebagai penyedap rasa memiliki mandaat bagi kesehatan manusia. Dari hasil penelitian sangge-sangge memiliki kandungan zat antimikroba dan anti bakteri yang bermanfaat pada pengobatan infeksi pada bagian usus, lambung dan saluran kandung kemih. Sangge-sangge juga digunakan sebagai Pereda kejang dan anti reumatik. Cukup banyak manfaat tanaman ini untuk kesehatan manusia.

Penampilan sangge-sangge bukan hanya sebatas di dapur sebagai penyedap masakan yang harganya murah. Walau daun ini sangat mudah didapatkan dan harganya murah namun sangge-sangge ini tampil juga di tempat mewah seperti hotel berbintang atau café mahal. Coba Anda memesan the di restoran hotel mahal atau di café mahal ada kemungkinan sangge-sangge ini hadir sebagai penghias minuman Anda.

Jadi, sangge-sangge memiliki tempat yang sangat luas dalam dunia kuliner yang memberi citrarasa dan aroma dalam berbagai masakan dan membuat masakan memiliki rasa yang enak, selain masakan sange-sangge juga dipakai dalam berbagai jenis minuman.

 

Kopi Arabika dari Indonesia

KOPI NUSANTARA

posted in: Kopi | 0

Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Kopi yang dikenal dengan sebutan kopi nusantara ini memiliki karakteristik unik dan khas menyebabkan kopi Nusantara tak kalah dengan kopi-kopi yang berasal dari negara penghasil kopi lainnya.

Beberapa jenis kopi Nusantara dapat disejajarkan dan bahkan memiliki kualitas lebih unggul dibanding produk luar negeri. Berikut ini deretan kopi nusantara yang tersebar dari Aceh hingga Papua:

Kopi Aceh Gayo

Kopi Aceh Gayo sudah tersohor kenikmatannya. Kopi nusantara dari daerah Tanah Gayo, Aceh Tengah, ini menjadi salah satu jenis kopi Nusantara yang paling banyak dikonsumsi dan diekspor ke luar negeri.

Kopi Gayo memiliki ciri unik dengan kekhasan aroma yang berbeda dengan kopi-kopi lain di Indonesia. Kopi Gayo menghasilkan sebagian besar jenis kopi Arabika terbaik, dengan cita rasa lebih pahit dan tingkat keasaman rendah. Aromanya yang sangat tajam menjadikan kopi Gayo sangat digemari. Tanah Gayo sendiri menjadi penghasil kopi terbesar di Asia. Meskipun rasanya pahit, kopi Gayo memberi aroma gurih pada setiap tegukan. (baca juga : Kopi tarik khas Aceh, begini cara membuatnya)

Kopi Sumatera

Kopi Sumatera termasuk salah satu kopi Nusantara yang paling terkenal di dunia. Kopi Sumatera yang paling terkenal berasal dari Sumatera Utara dengan kopi Sidikalang, Lintong, dan Mandheling.

Kopi Sumatera memiliki cita rasa yang berat, bahkan paling berat di antara jenis-jenis kopi lain di dunia. Beberapa ahli kopi mengatakan kopi Sumatera memiliki cita rasa unik dengan aroma rempah dan juga earthy.

Kopi Sumatera juga memiliki tekstur halus dan berbau tajam. Inilah yang menyebabkan kopi Sumatera menjadi salah satu kopi paling laris. Kopi ini diproses dalam dua cara, yaitu semi-washed dan dry-processed.

Ditanam di ketinggian dan kontur tanah ideal menjadikan kopi Sumatera sebagai kopi Nusantara dengan kualitas terbaik bahkan di mata Internasional. (baca juga : Kopi Sumatera, jenis, karakter dan cita rasanya)

Kopi Sulawesi

Kopi Nusantara berikutnya berasal dari Sulawesi. Tana Toraja adalah daerah yang diberkahi tanah tempat kopi tumbuh subur dengan kualitas yang tak kalah baik dari kopi dari daerah lain. Rasa yang kuat dan kadar asam yang tinggi menjadikan kopi nusantara dari Toraja ini diminati pasar yang memang menyukai kopi dengan keasaman tinggi.

Meski kerap disebut bercita rasa mirip dengan kopi Sumatera, namun kopi Toraja memiliki khasan. Biji kopi Toraja lebih kecil, mengkilap, dan licin. Meski memiliki cita rasa asam, namun kopi Toraja mengandung aroma earthy yang khas. Aroma itulah yang menjadikan kopi Toraja berbeda dan berkarakteristik unik.

Kopi Bali Kintamani

Kopi Nusantara yang berasal dari daerah Kintamani Bali ini memiliki keunikan cita rasa yang berbeda dari kopi di daerah lain di Indonesia. Kopi Bali Kintamani memiliki cita rasa buah-buahan yang asam dan segar. Hal ini karena tanaman kopi di Bali Kintamani ditanam bersamaan dengan tanaman lain, seperti sayuran dan jeruk.

Itu kenapa biji kopinya meresap rasa buah-buahan seperti jeruk. Selain memiliki cita rasa buah, kopi Bali Kintamani memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat. Itulah salah satu keunikan kopi nusantara dari Bali ini. Keunikan tersebut didapat dari letak geografisnya yang unik juga.

Kopi Flores Bajawa

Flores terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, dan penghasil kopi nusantara yang nikmat. Kopi Flores Bajawa berasal dari Kabupaten Ngada, tumbuh di dataran Flores yang subur.

Tanah tempat kopi ini dihasilkan mengandung andosols subur dari abu gunung berapi yang sangat baik untuk menanam kopi. Maka, jadilah kopi Flores Bajawa sebagai salah satu jenis kopi nusantara yang nikmatnya tak kalah dengan kopi nusantara lainnya.

Kopi Flores Bajawa biasanya melalui proses giling basah. Kopi nusantara yang satu ini memiliki sedikit aroma fruity dan sedikit bau tembakau pada after taste-nya. Sebuah keunikan kopi nusantara yang mungkin tak didapatkan dari biji kopi yang berasal dari daerah lain.

Kopi Jawa

Kopi Nusantara yang berasal dari Pulau Jawa ini memiliki keunikan cita rasa sendiri. Aroma rempah yang lahir secara alami menjadikan kopi jenis ini dinikmati karena karakteristiknya yang berbeda.

Meskipun kopi Jawa tidak sekuat kopi Sumatera dan Sulawesi dari segi cita rasa dan aroma, namun tetap memiliki penggemar karena aroma tipis rempah yang dihasikan. Sebagian besar kopi Jawa melalui proses giling basah sehingga cita rasanya tidak terlalu kuat. Kopi Jawa tetap diminati salah satunya karena tidak semua kopi Nusantara mampu menghasikan kopi yang beraroma rempah.

Kopi Papua Wamena

Kopi Nusantara dari wilayah Timur Indonesia ini tumbuh pada ketinggian 1.500 m dengan suhu 20 derajat. memiliki cita rasa ringan dan keharuman tajam serta nikmat. Kopi Papua Wamena memiliki tingkat keasaman yang rendah, mungkin karena letak geografisnya dan juga struktur tanah tempat kopi tumbuh.

Kopi nusantara yang satu ini berkualitas tinggi karena para petani menanamnya secara organik tanpa bahan-bahan kimia. Bagi Anda yang menyukai kopi dengan cita rasa ringan dan lembut, aroma tajam dan nikmat serta tekstur yang nyaris tanpa ampas, kopi Papua Wamena pilihannya.

  • Bawang Merah

Bawang Merah

posted in: Nature | 0

Bawang merah  atau Allium cepa var ascalonicum (L) Back merupakan sejenis tanaman yang sangat banyak digunakan sebagai bumbu berbagai masakan di dunia. Tanaman ini berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, kemudian dibudidayakan di daerah dingin, sub-tropis maupun tropis.

Tumbuhan bawang merah terdiri dari akar, daun dan bunga. Bunganya merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Bawang merah mengandung barbagai macam zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Kandungan yang ada di dalamnya seperti vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Dengan kandungan yang ada didalamnya bawang merah digunakan sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

 

Manfaat Bawang Merah

 

Umbi bawang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur. Bawang goreng adalah hasil olahan bawang merah yang dibuat dengan cara diiris tipis dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan Indonesia menggunakan bawang goreng sebagai penyedap sewaktu dihidangkan.

Selain diolah menjadi bawang goreng, bawang merah dapat juga dapat bermanfaat sebagai obat yaitu untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah karena bawang merah dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.

 

Bawang Merah adalah satu bumbu dapur utama yang harus ada di setiap dapur orang Indonesia

 

Umumnya setiap kuliner Indonesia menggunakan Bawang merah.  Dari kuliner Aceh, Bali, Menado sampai Ambon semua memakai Bawang Merah sebagai bumbu. Dari Ayam Tangkap, Ayam Betutu, Ikan Dabu-Dabu, semuanya menggunakan Bawang merah. Ada yang kurang kalau masak nggak pakai Bawang. Atau makan Bakso gak pakai Bawang Goreng. Kurang lengkap bukan?

 

 

Daerah Penghasil Bawang Merah

 

Daerah Brebes adalah salah satu daerah penghasil bawang merah yang terkenal di Indonesia. Kalau lewat wilayah Brebes, baik menggunakan Mobil atau Kereta Api, hamparan hijau Kebun Bawang adalah pemandangan utama yang menarik. Satu hal yang menarik saat menanam Bawang Merah Brebes adalah penanam Bawang Brebes diutamakan adalah perempuan, karena disinyalir perempuan lebih rapi dan tertib dalam menanam. Bawang Brebes yang banyak ditanam jenisnya Bima. Bawang unggul ini bisa dipanen dlm waktu 60 hari saja. Setelah dipanen prosesnya tidak selesai sampai disitu. Bawang masih harus dikeringkan sebelum dijual. Dari Bawang yang dikeringkan tidak semua dijual. Ada sebagian disimpan petani untuk dijadikan sebagai bibit untuk penanaman selanjutnya.

Bawang Brebes Unggul secara aroma dan bobot karena lokasi strategis Brebes . Karena hanya disana ada Angin Kumbang dari Gunung Kumbang yang datang berhembus sekali setahun di bulan Juli – September ke arah lahan Bawang di Brebes. Angin ini bagus buat pertumbuhan dan bobot bawang. Hembusannya Kencang dan dingin. Juga mengurangi hama kupu-kupu yang menyerang Bawang.

Bawang Brebes memang unggul. Setiap umbinya gemuk dan beratnya lumayan. Pantas jadi komoditi unggulan kebanggaan masyarakat Brebes.

Daerah penghasil bawang merah bukan hanya Brebes saja. Berdasarkan data Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, sentra-sentra produksi bawang merah tersebar antara lain NTB, Sumbar, Sumut, Sumsel, Sulsel, Sulteng, Sulut dan Kalsel.

Di Sumut salah satu sentra pertanian bawang merah ada di daerah Haranggaol selain di tempat lain di Kawasan Danau Toba. Pertanian di Haranggaol sudah terkenal sejak lama. Bahkan, konon katanya bibit bawang merah paling unggul berasal dari daerah ini yang kemudian dikembangkan di daerah lain.