Menu Close

Buah Harumonting Buah Khas Hutan Di Kawasan Danau Toba

Buah Harumonting

BUAH Harumonting – adalah buah rasanya manis yang biasanya tumbuh di hutan-hutan di perbukitan tinggi di Kawasan Dana Toba. Buah ini bisa dimakan karena memiliki rasa yang sangat manis dan berbuah lembut. Jika sudah matang buah ini berwana ungu tua, dan bisa dimakan bersama kulitnya setelah dibuang bagian mahkotanya.

Saat saya masih kecil, kami sekeluarga sering berlibur keliling Danau Toba dari kota kecil kami di Sidikalang, dalam perjalanan kami selalu singgah di pinggir jalan yang di sebelahnya ada hutan semak belukar. Biasanya kami akan mencari dan memetik buah Harumonting yang sudah matang, lalu memakannya. Rasanya sangat manis dan enak di mulut.

Daging buah yang lembut dan manis

Tanaman Buah Harumonting biasanya tumbuh ditanah liat berpasir dan banyak dijumpai disekeliling pebukitan di Kawasan Danau Toba. Anak-anak di kawasan hutan di Toba sering berebutan buah ini jika mereka bermain-main di daerah hutan yang ditumbuhi oleh tanaman ini.

Sementara orang di daerah perkotaan kurang mengenal buah ini karena memang buah ini umumnya tumbuh sebagai tanaman liar dihutan-hutan. Bahkan masyarakat sering menganggap tanaman ini sangat cepat pertumbuhannya di kawasan semak belukar. Tanaman ini tumbuh secara liar tanpa dipelihara, namu tumbuh dengan subur di kawasan yang sesuai.

Di sekeliling Danau Toba tumbuhan ini cukup mudah ditemukan dengan penyebaran yang sangat luas. Jika Anda sedang melakukan traveling di Danau Toba, coba menghentikan kenderaan Anda di daerah yang bersemak belukar, maka kemungkinan besar tanaman ini bisa ditemukan. Jika Anda sedang beruntung akan bisa meikmati rasa manis dari buahnya yang matang.

Di daerah lain buah harumonting ini dikenal dengan nama lain, seperti di Sumatera Barat buah ini dikenal dengan nama Karamuntiang, Kalamunting (Riau) dan Harendong Sabrang (Jawa Barat). Dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai buah Kemunting. Selain di indonesia buah ini juga mempunya penyebaran hingga Malaysia, Thailand dan Hawai. Tanaman liar berkayu ini termasuk ke dalam famili Myrtaceae (jambu-jambuan) dengan nama ilmiah diantaranya Rhodomyrtus tomentosaMyrtus canescensMyrtus tomentosa; dan Rhodomyrtus parviflora


Buah Harumonting berbentuk lonjong dengan ukuran 1-1,5 cm. Buah muda berwarna hijau yang akan berubah menjadi merah kecoklatan sampai ungu tua ketika matang. Daging buahnya manis dan berserat. Secara umum buah ini di kawasan Danau Toba hanya dimakan begitu saja, jika sudah matang. Selain itu buah ini sering juga menjadi makanan bagi burung-burung di hutan.

Dengan rasa yang demikian manis buah Harumonting yang matang bisa dibuat menjadi selai maupun jus buah. Namun karena buahnya tidak terlalu dikenal luas jarang orang melakukannya. Selain untuk dijadikan sebagai bahan makanan, buah ini dipercaya juga memiliki khasiat untuk kesehatan.

Di beberapa kalangan masyarakat menggunakan tanaman Harumonting sebagai obat sakit perut, namun yang digunakan adalah bagian daunnya. Digunakan dengan cara meminum air rebusan daun Harumonting. Pucuk Daun Harumonting dipercaya juga sebagai bahan obat habis bersalin bermanfaat untuk mengecilkan rahim. Penggunaannya dengan dicampur dengan beberapa jenis tumbuhan lainnya seperti daun inai, daun hati-hati dan daun jambu. Air rebusan akar dan daun Harumonting juga dipercaya dapat mengatasi keputihan pada wanita.

Buah Harumonting berbentuk lonjong dengan ukuran 1-1,5 cm. Buah muda berwarna hijau yang akan berubah menjadi merah kecoklatan sampai ungu tua ketika matang. Daging buahnya manis dan berserat. Ekstrak antosianin dari buah dilaporkan mempunyai aktivitas antioksidan yang kuat. Buah yang dikonsumsi mempunyai  efek hemostatik pada saluran pencernaan, meningkatkan hemoglobin, jumlah sel darah merah, dan meningkatkan antianoxic

Penelitian lain menjelaskan bahwa daun harumonting mengandung senyawa flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin, kuinon dan natrium, kalsium, kalium serta magnesium. Selain dapat digunakan mengobati penyakit diabetes, daunnya juga dapat mengobati luka luar dengan beberapa lembar daun yang dikunyah dan ditempelkan ke bagian luka. Ekstrak akarnya dapat meningkatkan jumlah trombosit, fibrinogen, dan otot kontrak pembuluh darah halus, serta mampu untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus sebagai penyebab nanah. 

Di hutan tanaman Harumonting tumbuh secara liar, tingginya bisa mencapai dua meter. Tanaman ini juga memiliki bunga yang warnanya indah. Tanaman ini memiliki batang yang cukup keras. Maka tumbuhan ini bisa juga ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Buah ini memang masih sangat jarang dikebunkan.

Kalau lagi jalan-jalan ke Danau Toba jangan lupa mencopa mencicipi manisnya buah Harumonting. Pasti Anda merasakan enaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up
%d bloggers like this: