Budidaya Tanaman Nilam

Tanaman Nilam adalah tumbuhan yang menjadi salah satu penghasil minyak atsiri yang disebut sebagai minyak nilamdan merupakan salah satu komoditi hasil alam yang terkenal dari Indonesia dan dikirim ke berbagai negara.

KUNCI KEBERHASILAN BUDIDAYA NILAM

Usaha tanaman nilam sangat menarik karena nilai atau harga minyak nilam termasuk tinggi sehingga berpotensi sangat besar memberi keuntungan bagi pengusaha nilam.

 

Ada beberapa hal yang menentukan keberhasilan penanaman nilam atau FFfaktor penentu dalam membudidayakan tanaman nilam. Hal tersebut adalah sebagai berikut.

1. Faktor penting penentu keunggulan:

  1. a) produksi, kadar dan mutu minyak,
    b) ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kadar dan mutu minyak nilam

  • genetik (jenis),
  • budidaya,
  • lingkungan,
  • panen dan
  • pasca panen

 

Tiga Varitas Unggul

Ada 3 varitas unggul yang di kenal dalam dunia pertanian nilam di Indonesia, ketiganya adalah sebagai berikut:

  • Tapak Tuan         : produksi dan kadar patchouli alkohol tinggi.
  • Lhokseumawe    : kadar minyak tinggi.
  • Sidikalang           : toleran terhadap penyakit layu bakteri dan nematoda.

Media Tanam Budidaya Tanaman Nilam

Tanaman membutuhkan media tanam tertentu untuk mendapatkan tanaman nilam yang bagus pertumbuhannya sehingga pada saat dipanen dapat menghasilkan rendemen minyak yang tinggi. Berikut adalah penyiapan media tanam nilam yang baik, dimana mesia tanam dibuat dari campuran bahan organik (kompos, pukan sapi dan domba) dengan tanah (1:1), campuran inokulum mikoriza, mikroba bermanfaat lainnya.

Kompos limbah penyulingan nilam bisa juga dimanfaatkan sebagai media tanaman nilam.

KESESUAIAN LAHAN DAN IKLIM UNTUK NILAM

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terhadap pemilihan lahan dan iklim sangat mempengaruhi produksi dan kualitas minyak nilam, terutama ketinggian tempat dan ketersedian air.

  • Jenis tanah Latosol, Andosol, Regosol, tumbuh bagus pada tanah yang gembur dengan humus tinggi
  • Nilam sangat peka terhadap kekeringan (heavy drinker), kemarau panjang setelah panen dapat menyebabkan tanaman mati.
  • Kedalaman air tanah > 100 cm, air tanah > 75 cm, pH 5-7
  • Curah hujan 1750-3500 mm/tahun, hari hujan >100, bulan basah >7 bln, kelembaban udara 70-90%.
  • Lahan bebas dari penyakit  layu bakteri dan budok

Keuntungan pengembangan di daerah yg sesuai:

Dalam melakukan budidaya nilam maka pemilihan lahan dengan kondisi yang sesuai akan memberikan keuntungan terhadap usaha, keuntungannya adalah antara lain:
A) mencegah resiko gagal

  1. B) penerapan teknologi lebih efisien

Persiapan lahan dan lubang tanam

  • Tanah dicangkul, dibersihkan dari gulma (alang-alang dsb), kemudian digaru dan diratakan.
  • Buat saluran drainase dan jumlahnya disesuaikan kontur lahan.
  • Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm, dengan jarak tanam antara barisan 90 cm – 100 cm dan jarak tanam dalam barisan 40 cm-50 cm. Jarak tanam disesuaikan dengan kondisi lahan.
  • Pada lahan datar, jarak tanam dalam barisan lebih besar (100 cm x 50 cm) sedangkan pada lahan yang agak miring ( 150) jarak tanam dalam barisan lebih sempit (40 cm) dan arah baris menurut kontur tanah.
  • Pada lokasi dengan kesuburan yang tinggi (banyak humus) jarak tanam sebaiknya 100 cm x 100 cm, karena pada umur 5-6 bulan, kanopi sudah bertemu.

Pembuatan saluran drainase

Tanaman nilam tidak suka terhadap adanya air yang menggenang disekitarnya, untuk menghindari hal tersebut maka perlu dibuat saluran drainase. Saluran drainase dibuat sekeliling dan di dalam kebun  sesuai kebutuhan dengan ukuran 30 cm x 30 cm (lebar x dalam).

Penanaman dan penyulaman

Tanaman yang sudah berumur satu setengah bulan di persemaian, tanaman dapat dipindahkan ke lapang. Cara menanam yaitu dengan menyobek polibag secara hati-hati dan menanam tanaman di lubang yang telah disediakan, kemudian tanah dipadatkan dengan cara menekan tanah disekitar tanaman.

Selain itu bisa juga dilakukan dengan penanaman setek langsung dimana setek yang langsung ditanam di lapang adalah setek yang telah berkayu dengan tinggi 30 cm, dibenamkan 2 buku ke dalam tanah.

Penanaman langsung ke lahan pertanian memiliki resiko tanaman banyak yang mati. Tanaman yang mati sebaiknya dilakukan penyulaman dengan tanaman baru.

Penyiangan

Penyiangan gulma dilakukan sebelum kanopi tanaman saling bertemu, yaitu sampai tanaman berumur 3-4 bulan. Perlu diperhatikan karena penyiangan harus dilakukan dengan hati-hati agar jangan sampai menyebabkan akar tanaman terputus atau cabang-cabang yang dekat permukaan tanah terganggu.

Pembumbunan

Agar tanah tetap gembur dan merangsang pertumbuhan akar pada cabang-cabang dekat permukaan tanah, perlu dilakukan pembumbunan.

Umumnya pembumbunan dilakukan pada umur 3 bulan setelah tanam (setelah pemupukan kedua) dan setelah pemangkasan/panen I dan II.

TERIMA KASIH

www.greengorga.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up