Getah Pohon Kemenyan Atau Hamijon Yang Wangi

Getah Pohon kemenyan
Getah Pohon kemenyan

Kemenyan merupakan salah satu tanaman hutan endemik yang hanya tumbuh di kawasan Indonesia. Salah satu daerah yang menghasilkan kemenyan adalah provinsi Sumatera Utara. Kelompok masyarakat lokal yang umumnya merupakan suku Batak saat ini masih mempertahankan pohon-pohon kemenyan di desa-desa mereka.

Kemenyan yang dalam bahasa Batak disebut dengan hamijon dipelihara oleh para petani yang berada di kawasan Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi dan Pakpak Bharat.

Manfaat Kemenyan

Pohon kemenyan menghasilkan getah dari batang pohon, getah ini memiliki bau yang sangat khas. Jika dibakar kemenyan akan menghasilkan aroma yang wangi. Penggunaan kemenyan pada jaman dulu sangat luas selain sebagai wewangian aromaterapi. Pada masyarakat tertentu kemenyan dibakar pada saat upacara pernikahan atau pertemuan keagamaan. Aroma kemenyan yang dibakar ini dianggap menambah kekusukan dan menenangkan diri.

Selama berabad-abad kemenyan dipanen dari getah pohon kemenyan dan sempat menjadi salah satu komoditi perdagangan yang dicari oleh pedagang dari berbagai bangsa dan memiliki harga yang sangat tinggi. Komoditi ini pernah menjadi barang dagangan yang semahal emasn dan permata di jalur Sutera yakni jalur perdagangan yang membentang dari Cina hingga Turki.

Wanginya asap Bakaran kemenyan
Wangi Kemenyan

Sumber Kemenyan Ada di Hutan

Dahulu memang harga kemenyan sedemikain mahal, namun saat ini sudah tidak lagi seperti dulu. Dan tidak banyak lagi generasi muda yang berminat untuk melanjutkan penghidupan sebagai petani kemenyan.

Petani di kawasan Sumatera Utara saat ini masih mempertahankan keberadaan pohon kemenyannya karena mereka masih bisa mendapatkan hasil dari penjualan kemenyan untuk dapat menyambung kehidupannya. Karena masih dipertahankan pohon-pohon kemenyan ini maka secara tidak langsung masyarakat yang melakukannya telah membantu melestarikan lingkungan hutan, karena pohon-pohon kemenyan yang mereka usahakan pada umumnya berada di dalam kawasan hutan.

Hutan kemenyan yang masih bertahan hingga kini berada di hutan-hutan yang berada di Desa Siempateube 4, Kecamatan Siempatrube Kabupaten Pakpak Bharat. Ada juga di kawasan hutan yang berada di Desa Lumbandolok atau Sigopuon, Kecapatan Pahae, dan juga di Desa Banuaji Kecamatan Adiankoting yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, atau di Desa Karing, Kecamatan Brampu, Kabupaten Dairi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up