• ????????????????????????????????????

Manfaat Andaliman Untuk Masakan Dan Kesehatan

posted in: Nature | 0

Andaliman adalah salah satu rempah yang berasal dari Tanah Batak, dan sering disebut sebagai merica Batak dan menjadi bumbu andalan dalam masakan-masakan khas Batak. Bumbu ini memang kerap digunakan sebagai pelengkap kuliner atau masakan Batak, karena rasanya yang khas. Masakan Batak seperti ikan mas arsik, saksang, dan sambal andaliman. Bumbu andaliman ini memberikan sensasi rasa yang sangat khas dalam masakan khas Batak, rasanya menyengat dan memberikan rasa ketir di lidah saat dicicip.

Andaliman dalam bahasa Latin dinamakan Zanthoxylum acanthopodium merupakan tumbuhan yang masuk dalam keluarga jeruk atau Rutaceae. Dan ciri tanaman ini adalah tumbuh berbunga. Tumbuhan ini tumbuh dibeberapa kawasan di Asia antara lain di kawasan Cina Selatan meliputi Guangxi Guizhou Barat, Sichuan, daerah otonomi Tibet dan Yunnan, juga terdapat di Bangladesh, Bhutan, India utara yang menyebar dari Arunachal Pradesh, Assam, Manipur, Meghalaya, Mizoram, Nagaland, Sikkim, Uttar Pradesh, dan Bengal Barat. Tanaman ini juga tersebar di Nepal, Laos, Burma, Thailand Utara dan Vietnam, serta Semenanjung Malaysia. Sementara di Indonesia tanaman ini hanya ditemukan di kawasan pegunungan Sumatera Utara yaitu daerah Toba.

Andaliman merupakan bumbu khas batak bentuknya mirip lada sehingga sering juga disebut sebagai Lada Batak memiliki aroma lembut dengan citra rasa seperti mirip lemon dan juga wangi daun pandan aromatic. Rasanya memiliki kemiripan dengan Sichuan Pepper dimana memberi rasa getir atau kelu pada lidah saat dicicipi. Rasa dan aroma andaliman berasal dari kulit luar buah yang memberikan sensasi kelu pada lidah namun tidak sepedas lada atau cabai. Yang menyebabkan rasa kelu ini adalah adanya kandungan zat hydroxy-alpha-sanshool di dalam buah Lada Batak ini. Selain orang Batak, andaliman digunakan juga dalam masakan Asia Timur dan Asia Selatan sebagai bumbunya.

 

Rempah-rempah Sebagai Bumbu Pada Makanan

 

Tidak banyak yang mengenal rempah asli Batak ini karena memang hanya tumbuh di tanah Batak di kawasan pegunungan Bukit Barisan. Tanaman ini hanya bisa dijumpai di hutan-hutan kawasan Danau Toba dan tanaman ini tumbuh secara liar di lingkungan perkebunan kopi atau di dalam belantara hutan pinus, andaliman memiliki duri di hamper seluruh bagian batang, ranting hingga daun. Buah andaliman berbentuk bulat dengan ukuran kecil seperti lada. Tanaman andaliman tumbuh dibagian-bagian lembah diantara perbukitan yang memiliki tanah humus memiliki udara yang lembab pada ketinggian diatas 1000 meter di atas permukaan laut.

Karena tanaman ini memiliki duri yang tajam-tajam maka diperlukan kemampuan khusus untuk memanen andaliman. Buah andaliman tumbuh disepanjang ranting dan batang yang berduri, sehigga untuk memanennya harus ekstra hati-hati agar tidak melukai tangan orang yang memanen.

Tumbuhan andaliman tumbuh secara alami dan liar di hutan-hutan di kawasan pegunungan Bukit Barisan. Dahulu orang Batak mendapatkan andaliman sebagai hasil hutan. Andaliman merupakan bumbu khas yang tidak terpisah dari masakan Batak, maka kebutuhan akan andaliman semakin tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut beberapa petani mulai berupaya menanam pohon andaliman. Semakin banyak petani yang mau menanam pohon andaliman, namun untuk mendapatkan bibit andaliman masih sulit karena untuk melakukan pembibitan tanaman ini masih sulit dilakukan.

Beberapa petani sudah mencoba melakukan pembibitan tanaman ini agar bisa mendapatkan bibit yang baik untuk ditanam. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperoleh bibit tanaman yang bagus agar pengembangan kebun andalaiman bisa dilakukan.

 

Andaliman Bumbu Khas Batak

 

Andaliman adalah tanaman rumpun jeruk-jerukan yang memiliki kandungan vitamin C dan E alami yang sangat berguna dalam menjaga ketahanan tubuh. Selain itu buah tanaman ini juga mengandung senyawa atsiri dan alkaloid yang gunanya sangat besar di dalam tubuh, yakni sebagi anti oksidan dan anti mikroba. Anti oksidan dari andaliman karena kandungan senyawa terpenoid di dalamnya, dan sifat anti mikroba andalaiman bisa bermanfaat dalam menjaga kondisi produk makanan karena sifatnya sebagai pengawet bahan ini menjaga bahan makanan dari penurunan nilai gizi dan perubahan warna dan aroma makanan. Manfaat andilan ini bisa menjadi peluang usaha membuat andaliman sebagai bahan baku senyawa antioksidan atau anti mikroba dalam industry makanan dan farmasi.

Kandungan gizi tanaman ini sudah pernah diteliti diketahui bahwa bagian buah andaliman yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %. Berikut adalah komposisi dalam seratus gram andaliman (Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya):

  • energi sebesar 99 kilokalori,
  • protein 4,6 gram,
  • karbohidrat 18 gram,
  • lemak 1 gram,
  • kalsium 383 miligram,
  • fosfor 107 miligram,
  • zat besi 2,9 miligram,
  • vitamin A sebanyak 0 IU,
  • vitamin B1 3 miligram
  • vitamin C 14,7 miligram.

 

Potensi sebagai senyawa aromatik dan minyak esensial sudah terbukti karena orang-orang di Himalaya, Tibet dan sekitarnya telah menggunakannya sebagai bahan aromatik, tonik, perangsang napsu makan dan obat sakit perut. Manfaat lain buah andaliman berdasarkan penelitian adalah sebagai insektisida untuk menghambat pertumbuhan serangga Sitophilus zeamais. Efeknya berupa daya tolak makan serangga atau mengurangi selera makan serangga. Sedangkan di Jepang, Daun Andaliman digunakan untuk pemberi aroma

(sumber: repository.usu.ac.id)

 

Untuk kesehatan tubuh andaliman bermanfaat dalam menjaga daya tahan tubuh terhadap segala serangan radikal bebas, juga berfungsi sebagai zat penambah darah alami dan melancarkan peredaran darah, juga menjaga kinerja otak serta menguatkan tulang dan gigi. Banyak guna  andaliman dan kandungannya yang dapat dimanfaatkan manusia.

Leave a Reply