Mau Coba Bisnis Kuliner Online, Teknik Pemasaran Seperti Apa yang Tepat?

Ferry Nababan

Pesatnya perkembangan teknologi digital memberi peluang untuk siapa saja yang ingin mencoba terjun ke dunia wirausaha.

Jika dulu membuka usaha memerlukan banyak modal untuk menyediakan ruang usaha, kini modalnya cuma smartphone atau laptop dan koneksi internet saja.

Beragam platform jual beli online juga menjamur. Jual beli secara online pun sudah tidak asing lagi kini.

Survei We Are Social yang dirilis 2019 lalu menyebut 96 persen orang Indonesia pernah membeli atau setidaknya mencari produk yang dibutuhkan di platform online.

Pada 2019 nilai transaksi jual beli melalui platform online mencapai Rp 290 triliun. Angka ini terus meningkat setiap tahunnya.

Nah, ini bisa jadi peluang buat Anda. Tidak perlu pusing mencari jenis produk apa yang mau dijual. Hobi memasak atau membuat kue bisa jadi modal untuk memulai usaha. Coba saja jual secara online.

Menjelang momen Lebaran permintaan kue kering biasanya melonjak. Sambil menjalankan peran di rumah dan di kantor, Sase Lovers bisa mandiri secara finansial.

Namun, supaya tidak asal memulai bisnis, bekali juga diri dengan pedoman dan perencanaan matang. Apa saja ya yang harus diketahui sebelum terjun ke bisnis online?

WeLearn Online Training yang diinisiasi UN Women, Senin (11/5/2020) memberi tips dan pengetahuan seputar bagaimana memulai usaha secara online melalui Kuliah via Whatsapp (Kulwap).

Kenali cara pemasaran yang efektif

Menentukan strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan produk sangatlah penting. Misal, Sase Lovers ingin berjualan makanan rumahan. Sebelum memulai berjualan, Sase Lovers bisa mengetes respons pasar terhadap produk makanan yang Sase Lovers buat.

Misalnya, bisa dimulai dengan membagikan kepada teman dan meminta input mereka tentang produk Sase Lovers dan apa yang harus dibenahi untuk meningkatkan kualitas produk

Setelah itu, pikirkan  target pasar dan bagaimana strategi untuk melakukan promosi dan langkah apa yang akan digunakan agar konsumen sadar akan pentingnya produk?

Kemudian tentukan juga bagaimana pola pelayanan dan keluhan konsumen. Pembeli yang kecewa bisa memberi ulasan yang kurang baik. Ini akan berpengaruh pada citra usaha Sase Lovers. Bangun juga citra merek usaha di e-commerce dan media sosial.

Gunakan media sosial yang paling populer

Promosi merupakan kegiatan dasar yang diperlukan untuk mengenalkan produk pada konsumen. Coba rinci dulu, produk yang dijual khusus untuk kalangan tertentu atau bisa dikonsumsi siapa saja?

Kemudian, baru bisa ditentukan seperti apa foto dan deskripsi untuk mempromosikan produk di media sosial. Penting untuk membuat narasi yang komunikatif dengan konsumen. Perhatikan juga ketentuan setiap media sosial seperti berapa jumlah karakter, proporsi foto, algoritma dan sebagainya.

Tipsnya, gunakan media sosial yang penggunanya banyak dan punya fitur yang terintegrasi satu sama lain sebagai media promosi.

Misalnya saja, Facebook dan Instagram, keduanya merupakan aplikasi media sosial yang dapat terintegrasi satu sama lain. Unggahan di Instagram bisa dihubungkan ke Facebook, sehingga mempermudah kegiatan promosi.

Sase Lovers juga bisa menggunakan layanan gratis di layanan LinkTree untuk menghubungkan beberapa kontak layanan ke konsumen untuk akun Instagram Sase Lovers.

Maksimalkan fitur dan aplikasi chat

Meski Instagram dan Facebook memiliki fitur chat, namun kita tentu akan kesulitan membalas banyaknya pertanyaan dari kedua platform tersebut.

Oleh karenanya, gunakanlah aplikasi chat tambahan yang kemungkinan besar digunakan oleh konsumen.

Misalnya, Whatsapp untuk pengguna dewasa dan LINE untuk para millennial. Berikan pula informasi ini kedalam platform media sosial yang digunakan.

E-commerce untuk berjualan

Selain media sosial, situs e-commerce juga dapat digunakan untuk membangun kepercayaan konsumen. Saat ini, tersedia pula beragam situs e-commerce yang memiliki fitur dan promo yang menarik.

Pilihlah situs e-commerce yang paling sesuai dengan karakter produk yang dimiliki. Bila memilih bisnis kuliner, mulailah beriklan dan mempromosikan produk lewat bantuan platform pemesanan online.

Selain memiliki pengguna yang lebih banyak, beberapa platform serupa juga menyediakan layanan kurir gratis. Sehingga dapat menekan biaya pengantaran.

Tak lupa, penting bagi kita untuk membedakan antara email, nomor telepon, dan akun sosial pribadi dengan akun bisnis. Hal ini untuk mencegah tercampurnya komunikasi yang akan berdampak pada performa transaksi bisnis.

Sebagai pelengkap, Anda juga dapat memanfaatkan pembuat situs web yang menyediakan media komunikasi maupun fitur pembelian, seperti Wix.

Bila memiliki toko offline, dapat pula menggunakan fitur Google Business yang gratis.

Bagaimana, Mulai bersemangat untuk merintis bisnis online? Nantikan tips-tips dan pengetahuan seputar wirausaha dan pemasaran online di kuliah Whatsapp (kulwap) dan webinar yang diselenggarakan UN Women lewat program WeLearn selanjutnya. KlikWeLearnClass untuk mendaftar kelas selanjutnya.

WeLearn adalah kursus kewirausahaan online persembahan dari UN Women didukung oleh Sunlight – Unilever, yang dirancang khusus bagi perempuan yang ingin memulai dan mengembangkan usahanya.

Melalui platform pembelajaran online yang dapat diakses gratis, di mana saja dan kapan saja, WeLearn memberikan kesempatan setara bagi perempuan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha.

Berbagai materi kursus mulai dari kesiapan memulai usaha, digital marketing, sampai mengelola keuangan usaha telah tersedia di platform WeLearn. Daftar sekarang di welearn.unwomen.org.

sumber: sajiansedap.com

Ferry Nababan
Author: Ferry Nababan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: