Serai Wangi

Peluang Usaha Budidaya Tanaman Serai Wangi Yang Berpotensi Keuntungan Besar

posted in: Featured, Nature | 0

Budidaya tanaman serai wangi merupakan usaha yang cukup mudah karena tanaman serai cukup muda dibudidayakan dan tidak didiperlukan perhatian yang banyak pada tanaman. Meskipun harga daun serai tidak terlalu mahal namun biaya budiddayanya tidak terlalu mahal maka budidaya serai dapat mendatangkan keuntungan. Harga serai tidak terlalu stabil karena kadang murah dan kadang kala mahal, harganya sering berubah dipasaran. Namun harga daun yang digunakan untuk dijadikan minyak relative stabil sekitar dua ribu rupiah per kg. Sehingga bertani serai wangi bisa mendapatkan penghasilan tetap dari budidaya serai. Penanaman serai dapat dilakukan dengan cara tumpang sari dengan tanaman lain baik tanaman semusim maupun tanaman tahunan. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan penghasilan petani.

Melakukan budidaya tanaman serai wangi bisa mendapatkan hasil yang mengiurkan. Dalam satu ha lahan bisa ditanam sebanyak sekitar sepuluh ribu rumpun tanaman serai yang dapat menhasilkan sepuluh ton daun serai. Tanaman serai dapat dipanen daunnya untuk pertama kali pada bulan kelima dan selanjutnya setiap 3 bulan. Sementara untuk memanen batang serai yang dapat dilakukan setiap tujuh belas bulan bulan dalam satu hektar lahan dapat menghasilkan 50 hingga70 ton batang serai. Jika harga batang serai adalah sepuluh ribu rupiah per kilogram serai maka kita bisa mendapatkan penghasilan 500 juta. Usaha ini tentu sangat menarik bukan?

Serai Wangi
Serai Wangi

Bagaimana menghitung biaya modal  mengeloaj kebun serai? Jika kita tidak memiiki lahan sendiri bisa kila melakukannya dengan menyewa lahan misalnya selama 10 tahun dan menjadi biaya produksi. Untuk kebutuhan bibit yang akan ditanam dalam satu ha sebanyak 10.000 batang. Harga bibit berupa anakan serai muda sekitar 20.000 per kg ibit yang bisa terdiri dari sekitar 25 batang serai anakan muda. Jadi untuk 1 Ha lahan dibutuhkan sekitar 800 kg anakan sere muda. Untuk kebutuhan pupuk kandang sebanyak 10-15 ton.

Perkiraan modal untuk satu siklus penanaman adalah sebagai berikut:

  • Sewa lahan satu hektar selama 10 tahun adalah sebesar Rp 15.000.000
  • Bibit Rp 8.000.000
  • Pupuk Rp 5.000.000
  • Pengairan Rp 2.000.000
  • Peralatan Rp 3.000.000
  • Tenaga Kerja 15.000.000
  • Lain-lain 5.000.000

Modal ini merupakan modal awal untuk memulai satu kali siklus tanam.

 

Melakukan budidaya tanaman serai sangat mudah melakukannya dan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan cukup besar.

Tertarik mencoba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *