Teknik Pembuatan Gorga Rumah Adat Batak Toba

rumah adat

Gorga Dais dan Gorga Lontik

Untuk membuat suatu motif gorga pada suatu rumah adat, dikerjakan dengan dua cara yaitu:

a). Cara sederhana

Dengan teknik lukis, tanpa menorah permukaan bidang gorga, cara seperti ini disebut dengan teknik gorga dais.

b). Cara Ukir

Cara kedua adalah dengan cara mengukir atau memahat bidang gorga sehingga permukaan bidang gorga menjadi tinggi rendah menyerupai relief. Gorga yang dikerjakan dengan cara mengukir seperti ini disebut dengan teknik gorga lontik.

Gorga Si Tolu Lili, Si Lima Lili dan Si Pitu Lili

Setiap motif gorga dibentuk oleh beberapa garis berwarna hitam, putih dan juga merah. Warna hitam sebagai garis utama disebut sonom, pada pertengahannya terdapat garis tipis berwarna putih, setelah warna hitam di sebelah luarnya terdapat lagi garis putih mengapit warna hitam dan ditutup dengan warna hitam.Garis-garis warna hitam dan putih ini dinamakan andor.Paling sedikit tiga garis putih dan empat garis hitam untuk membentuk andor.Garis putih inilah yang disebut lili atau hapur.

Gorga hanya mempunyai tiga lili yang disebut dengan gorga si tolu lili(gorga dengan tiga garis), apabila suatu gorga mempunyai lima garis disebut dengan gorga si lima lili.

 

 

1. Bulung ni gorga (daun gorga)

2. Sonoma tau gadu-gadu (berwarna hitam)

3. Lili atau hapur (berwarna putih)

4. Andor (batang gorga)

5. Parpulo batuan (latar belakang gorga, berwarna merah).

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

3 thoughts on “Teknik Pembuatan Gorga Rumah Adat Batak Toba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up