DI MANA FOKUS SAYA?
12 May 2020

DI MANA FOKUS SAYA?

Series:
Passage: Lukas 6:32-36
Service Type:

NATS: Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati (Lukas 6:36)

Ibu saya adalah seorang orangtua tunggal di Singapura. Ia mempekerjakan seorang pengasuh untuk menjaga kami, anak-anak, sewaktu ia bekerja. Beberapa tahun kemudian baru saya sadari bahwa si pengasuh sangat mempengaruhi pikiran dan tingkah laku saya. Dulu ia sering berkata, "Jika seseorang memperlakukanmu dengan baik, perlakukan mereka lebih baik dari perlakuan mereka terhadapmu; tetapi jika mereka memperlakukanmu dengan buruk, perlakukan mereka lebih buruk lagi!"

Lama saya tidak menyadari bahwa saya telah hidup menurut filsafat "saling membalas." Hal itu membuat saya selalu menghitung-hitung balasan terhadap kebaikan, dan memikirkan balas dendam terhadap keburukan.

Jadi ketika saya menjadi orang kristiani, sulit bagi saya untuk menuruti perintah Kitab Suci tentang bagaimana kita seharusnya memperlakukan orang lain. Saya tidak menyukai perintah "hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati" (Lukas 6:36) karena saya memiliki pusat perhatian yang salah. Saya selalu melihat apa yang telah dan akan orang lain lakukan terhadap saya, bukannya apa yang telah dan terus Allah lakukan bagi saya. Masalah saya yang sesungguhnya adalah melupakan betapa murah hatinya Allah kepada saya. Itu terlihat nyata dalam cara saya memperlakukan orang lain.

Kita semua harus ingat bahwa kita sebenarnya tidak layak mendapatkan kemurahan Allah. Karena itu, kita harus bermurah hati kepada orang lain, bagaimanapun perlakuan mereka terhadap kita -AL

KETIKA DISAKITI, JANGAN BALAS MENYAKITI BALASLAH DENGAN KEBAIKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *